Bagaimana Cara Investasi untuk Sumber Pemasukan?


Bagaimana Cara Investasi untuk Sumber Pemasukan?
Bagaimana cara investasi untuk sumber pemasukan? Apakah Anda ingin investasi Anda menjadi salah satu sumber pemasukan atau penghasilan keuangan Anda? Bacalah artikel ini agar Anda mendapatkan wawasan tentang cara investasi yang mendatangkan keuntungan besar.

Investasi untuk Sumber Pemasukan?
Investasi merupakan salah satu cara untuk membiarkan ‘uang bekerja untuk Anda’. Tidak jarang seseorang lepas dari pekerjaan tetapnya dan hanya bergantung pada keuntungan investasi. Cara seperti ini dikenal sebagai investasi untuk sumber pemasukan. Investasi untuk sumber pemasukan mulai marak karena sulitnya mendapatkan pekerjaan yang layak yang cukup menghidupi kebutuhan sehari-hari.

Konsep dasar investasi untuk sumber pemasukan adalah membentuk sebuah portofolio investasi yang terdiri dari kumpulan saham, obligasi, atau properti yang mana portofolio ini akan menghasilkan pemasukan maksimal dengan risiko minimal. Pendapatan yang dihasilkan oleh investasi ini akan dipakai layaknya gaji atau keuntungan dari usaha.

Bagaimana Cara Investasi untuk Sumber Pemasukan 2 - Finansialku
[Baca Juga: 5 Cara Ini Akan Melipatgandakan Hasil Investasi Anda]

Sebagai investor pemula, mungkin hal ini terdengar sangat sulit, mencari investasi yang tepat saja sudah cukup rumit, apalagi menjadikan investasi tersebut sebagai sumber pendapatan Anda. Tetapi dengan cara-cara di bawah ini, Anda dapat lebih memahami cara investasi yang tepat.

Cara 1: Jangan Pernah Kehabisan Uang
Salah satu peraturan dasar dari investasi untuk sumber pemasukan adalah jangan sampai portofolio Anda kehabisan uang. Walau Anda dapat menarik uang Anda dari investasi, jumlah uang yang Anda tarik harus disesuaikan dengan portofolio Anda.

Idealnya, maksimum uang yang dapat Anda tarik adalah 4% setiap tahunnya. 4% merupakan angka tengah dimana jika terjadi penurunan drastis pada pasar uang, 5% adalah tingkat yang dapat membuat Anda kehilangan seluruh uang Anda di dalam 20 tahun dan 3% adalah tingkat di mana Anda tidak akan pernah kehilangan uang secara virtual.

Demi Masa Depan, Pastikan Anak Anda Jago Berinvestasi 3 - Finansialku
[Baca Juga: Demi Masa Depan, Pastikan Anak Anda Jago Berinvestasi]



Cara 2: Pilihlah Gabungan Investasi yang Tepat Didalam Portofolio Anda
Ketika Anda ingin berinvestasi untuk sumber pemasukan, tentunya Anda tidak boleh sembarangan memilih produk investasi. Walaupun produk investasi mungkin akan menguntungkan, tetapi Anda membutuhkan sumber pemasukan yang rutin untuk membiayai hidup Anda. Berikut adalah 3 contoh instrumen investasi yang memiliki potensial.

Saham yang Membagikan Dividen

Dividen bekerja layaknya keuntungan yang dibagikan kepada para pemilik atau pemegang saham perusahaan tersebut. Dividen dibagikan berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki oleh pemilik, dan pembagian ini akan mengurangi kas yang tersedia pada perusahaan dan laba yang ditahan. Pada saat Anda memilih perusahaan, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa karakter ini:

Janganlah memilih perusahaan yang membagikan rasio dividen terlalu tinggi dan menyisakan dana yang terlalu sedikit untuk perkembangannya. Hal tersebut akan merusak posisi perusahaan di antar kompetitornya. Rasio payout ideal adalah 50% atau kurang.
Pilihlah perusahaan yang mempunyai penghasilan positif tanpa ada kerugian setiap tahunnya dengan minimum 3 tahun belakangan. Dengan cara ini, risiko investasi untuk sumber pemasukan Anda akan lebih aman
Pilihlah perusahaan yang mempunyai jejak rekam (track record) peningkatan dividen. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut cukup dewasa dan memprioritaskan pemegang saham dibandingkan membangun perusahaan raksasa.
Menunjukkan ROE (Return on Equity) yang tinggi dengan total utang perusahaan yang rendah atau nihil. Jika sebuah perusahaan menunjukkan rasio ROE yang tinggi, ini berarti perusahaan tersebut mempunyai bisnis yang lebih baik dibandingkan rata-rata.
Hidup Hanya dengan Hasil Trading Saham, Sebuah Angan-angan Ataukah Sesuatu yang Realistis 4 -
[Baca Juga: Hidup Hanya dengan Hasil Trading Saham, Sebuah Angan-angan? Ataukah Sesuatu yang Realistis?]

Obligasi
Obligasi adalah surat utang jangka panjang (minimal 3 tahun) dan pilihannya beragam, mulai dari obligasi pemerintah, perusahaan atau lembaga. Pemberi obligasi memiliki kewajiban untuk membayar bunga tertentu secara periodik serta pada saat jatuh tempo, serta wajib melakukan pelunasan pokok pinjaman (principal).

Walaupun secara teknis, obligasi akan menghasilkan keuntungan yang lebih kecil dibandingkan saham, tetapi pada situasi kebangkrutan, Anda memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan ganti rugi atas investasi Anda. Tetapi bukan berarti obligasi tidak memiliki risiko.

Salah satu risiko terbesar yang dimiliki oleh obligasi adalah durasi obligasi, sebaiknya Anda tidak memilih obligasi yang jatuh tempo lebih dari 5-8 tahun karena jika tingkat suku bunga bergerak fluktuatif, obligasi Anda akan mengalami penurunan harga yang cukup tinggi. Selain itu, sebaiknya Anda tidak berinvestasi pada obligasi luar negeri kecuali Anda mengenal betul kurs mata uang asing tersebut.

karyawan-perlu-pertimbangkan-investasi-di-obligasi-ritel-indonesia-ori013
[Baca Juga: Karyawan perlu Pertimbangkan Investasi Obligasi Ritel Indonesia: ORI013]

Properti
Investasi properti memungkinkan Anda untuk mendapatkan pemasukan secara berkala dari uang sewa atau pemakaian properti tersebut sebagai tempat kos. Pemasukan dari properti ini bekerja layaknya pemasukan pasif.

Salah satu keuntungan dari memiliki properti adalah investasi tersebut tidak akan termakan oleh inflasi. Selain itu, investasi properti cukup aman jika Anda memahami pasar lokal dan mengerti harga sebuah rumah. Bagi Anda yang telah memiliki sumber pemasukan lainnya, Anda tidak perlu takut dan bahkan Anda mungkin mampu melipatgAndakan pemasukan bulanan Anda.

Selain memberikan Anda pemasukan, mempunyai investasi properti juga membuat Anda lebih tenang karena secara psikologis Anda memiliki investasi tersebut. Akan tetapi, Anda tidak boleh menaruh seluruh dana Anda pada investasi properti karena jika pasar properti mengalami penurunan drastis, kerugian yang Anda terima akan lebih besar lagi.

3-alasan-mengapa-investasi-properti-sangat-menguntungkan
[Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Investasi Properti Sangat Menguntungkan]

Cara 3: Memberikan Alokasi yang Tepat untuk Masing-masing Produk Investasi
Persentase alokasi yang seharusnya Anda berikan untuk masing-masing aset akan bergantung dengan preferensi pribadi serta toleransi Anda akan risiko. Alokasi aset adalah sesuatu yang personal yang harus disesuaikan dengan kemampuan Anda. Cara yang paling sederhana adalah:
Mengalokasikan 1/3 aset untuk saham dividen
Mengalokasikan 1/3 aset untuk obligasi
Dan sisanya untuk investasi properti.

Cara 4: Menabung
Menabung adalah hal yang vital dalam melakukan investasi untuk sumber pemasukan. Menabung dengan investasi adalah sesuatu hal yang berbeda, di mana portofolio investasi yang terdiversifikasi dengan baik akan menghasilkan pemasukan yang cukup banyak, tetapi Anda tetap harus memiliki simpanan dana darurat.

4 Cara Menabung yang Pastinya Anti Gagal
[Baca Juga: Cara Menabung yang Efektif]

Ada Beberapa Cara yang Dapat Dilakukan
Keempat cara yang telah disebutkan dan dijelaskan sebelumnya, merupakan beberapa contoh cara yang dapat Anda lakukan. Ada cara-cara lain yang dapat Anda lakukan. Pilihlah produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Ada produk investasi yang memberikan keuntungan besar namun memiliki risiko yang sangat tinggi. Ada juga produk yang memiliki risiko tinggi namun memberikan keuntungan yang kecil. Bijaklah dalam memilih produk investasi agar dapat memenuhi sumber pemasukan Anda.

Cara investasi mana yang cocok dengan Anda? Apa pertimbangan dan alasan Anda saat memiliki cara investasi tersebut? Bagikan pengalaman Anda pada kolom yang sudah tersedia di bawah ini. Semoga bermanfaat dan memberikan pengetahuan baru, terima kasih.


Sumber Referensi:
Joshua Kennon. 30 Juni 2016. 10 Steps to Successful Income Investing for Beginners. Thebalance.com – https://goo.gl/hh2XEw
Lahyanto Nadie. 8 Juni 2013. Kamus Bisnis: Apa Pengertian Dividen? Marketbisnis.com – https://goo.gl/LVCC21
Santi Pelu. 17 April 2008. Macam-macam Obligasi. Shallumelow.com – https://goo.gl/wfcWXg
Sumber Gambar:
Pebisnis Sukses – https://goo.gl/ydIywI
Diskusi Bisnis – https://goo.gl/YKuW4N
---------------------------------------------------------------------------


5 Cara Ini Akan Melipatgandakan Hasil Investasi Anda

Apa saja cara yang dapat Anda tempuh dalam melipatgandakan hasil investasi agar hasilnya semaksimal mungkin? Perlu diingat, orientasi bisnis ialah mengeruk keuntungan sebesar mungkin dan meminimalkan kerugian sekecil-kecilnya. Terapkan 5 cara melipatgandakan hasil investasi berikut ini dan lihat hasilnya!

Bagaimana Cara Melipatgandakan Hasil Investasi
Setiap investor selalu memberikan peringatan kepada dirinya sendiri agar bisa mendapatkan hasil investasi yang sebesar-besarnya. Butuh kerja keras ditambah strategi jitu, serta sedikit keberuntungan agar upaya melipatgandakan hasil investasi terwujud. Selain itu, dibutuhkan pengalaman matang serta kejelian melihat peluang guna memenangkan perolehan income investasi yang luar biasa. Bagi Anda yang baru saja terjun ke dunia investasi, upayakan 5 cara melipatgandakan hasil investasi ini sebagai kunci sukses Anda.

Karyawan Juga Bisa Sukses Berinvestasi, Ini Cara-Caranya
[Baca Juga: Apakah Ada Investasi yang Tidak Dikenakan Pajak?]

#1 Cara Klasik – Raihlah Keuntungan Secara Perlahan
Ada pepatah mengatakan “biar perlahan namun pasti”. Begitulah kira-kira bunyi pepatah yang juga dianut sebagai filosofi dalam berinvestasi maupun berbisnis. Cara ini menekankan kehati-hatian dan efektivitas dalam pelaksanaannya. Selain itu, metode ini bersifat non-spekulatif serta tidak adanya pengambilan risiko terlalu tinggi. Namun perlu diingat, dibutuhkan kesabaran ekstra untuk menuai hasil investasi yang berlimpah. Yang terpenting dalam penerapannya ialah konsistensi serta pengkalkulasian yang matang untuk setiap langkahnya. Jika cara melipatgandakan hasil investasi ini diterapkan, bukan tidak mungkin rupiah yang berlimpah akan mendatangi Anda.

#2 Cara Contrarian – Penuh Perjuangan
Seperti halnya seorang atlet yang bisa mengalami kemerosoton performa, perusahaan tempat Anda berinvestasi pun bisa demikian. Hal ini juga terlepas dari kebimbangan investornya dalam menghadapi situasi yang serba sulit ini. Kasus semacam ini dapat menghadirkan situasi, dimana investasi yang baik menjadi oversold atau terlalu banyak penjualan. Hal ini akan menciptakan peluang besar bagi investor lainnya yang berani untuk membeli investasi tersebut.

Tolok ukur yang paling klasik yang biasa digunakan untuk menaksir apakah suatu saham itu telah terjual habis, yaitu dengan melihat price-to-earnings ratio atau rasio harga perolehannya dan book value atas suatu perusahaan. Kedua ukuran ini memiliki nilai-nilai sejarah yang mapan untuk masing-masing dari kedua pasar dan industri-industri spesifik. Jika perusahaan-perusahaan berada di bawah nilai rata-rata rasio dan book value, tanpa berpikir panjang, para investor yang cerdas akan melihat sebuah peluang besar untuk investasi mereka.

Demi Masa Depan, Pastikan Anak Anda Jago Berinvestasi 1
[Baca Juga: Demi Masa Depan, Pastikan Anak Anda Jago Berinvestasi]

#3 Cara Aman
Jika Anda tidak cukup berani berurusan dengan risiko tinggi serta ancaman besar, pilihlah cara investasi yang aman dengan risiko kecil. Cara ini juga menjadi pilihan bagi para investor yang berniat melipatgandakan hasil investasi. Anda dapat memanfaatkan obligasi tanpa bunga (zero-coupon bonds) sebagai cara melipatgandakan hasil investasi.

Manfaat yang akan Anda peroleh dari obligasi tanpa bunga ialah tidak adanya kecilnya risiko dari investasi tersebut. Dengan obligasi jenis standard-coupon bonds, ada semacam tantangan dalam menginvestasikan kembali pembayaran bunga ketika pembayaran tersebut diterima. Lain halnya dengan obligasi tanpa bunga, yang tumbuh atau berkembang menuju kematangan. Tidak ada masalah untuk mencoba investasi dengan pembayaran bunga yang lebih kecil atau risiko jatuhnya pembayaran bunga.

Bagaimana Cara Mengenali Transaksi Palsu dalam Dunia Investasi
[Baca Juga: Bagaimana Cara Mengenali Transaksi Palsu dalam Dunia Investasi?]

#4 Cara Spekulatif
Ada beberapa investor yang sukses dengan cara yang lamban, tetapi ada juga investor yang jatuh terguling karena sikap dan cara spekulasinya. Terkait masalah ini, cara yang paling cepat untuk melipatgandakan hasil investasi yaitu dengan penggunaan opsi saham, batas atau harga yang sangat rendah. Opsi saham berkaitan dengan opsi jual dan opsi beli yang secara sederhana dapat digunakan untuk memprediksi apakah saham suatu perusahaan naik atau turun. Opsi ini juga dapat digunakan untuk mengisi ulang sebuah performa portofolio.

Bagi mereka yang tidak mau belajar opsi jual dan beli tetapi ingin mempertebal keyakinan atas suatu saham, ada opsi pembelian pada margin atau pembelian terhadap saham jangka pendek.

Yang terakhir, perburuan penawaran yang ekstrem dapat dengan cepat membuat pundi-pundi uang Anda berlipat ganda. Apakah Anda akan memutuskan untuk menjatuhkan pilihan pada banyak perusahaan mapan yang sedang menjual kurang dari satu dollar (sekitar Rp13 ribu) atau Anda mengorbankan ribuan dollar untuk hal besar selanjutnya? Saham bernilai kecil dapat melipatgandakan uang Anda dalam satu hari trading.

Pajak dari Keuntungan Hasil Investasi
[Baca Juga: Pajak dari Keuntungan Hasil Investasi (Deposito, Tabungan, Unit Link)]

#5 Cara Terbaik
Sementara cara ini, nampak tak senyaman dalam mengamati saham favorit Anda dari sebuah berita. Hal yang tak terbantahkan dalam melipatgandakan hasil investasi Anda yaitu dengan mencocokkan kontribusi yang Anda terima dalam rencana pensiun bos Anda. Membuatnya lebih baik bisa menunjukkan suatu kenyataan bahwa uang yang Anda persiapkan dalam rencana pensiun Anda atau rencana pensiun yang didanai oleh bos Anda akan segera masuk ke dalam laporan bos Anda.

Definisi Return atau Hasil Investasi
[Baca Juga: Definisi Return atau Definisi Hasil Investasi adalah]

Menurut Anda, tantangan apa saja yang dihadapi ketika melakukan berbagai investasi yang sepertinya menggiurkan hasilnya? Berikan tanggapan, komentar dan pertanyaan pada kolom yang tersedia di bawah ini. Bagikan setiap informasi yang Anda dapatkan kepada rekan-rekan sejawat Anda yang membutuhkan informasi melalui Finansialku.com. Terima kasih.


Sumber Referensi:
Investopedia. 5 Ways to Double Your Investment. https://goo.gl/XUlVkw
Sumber Gambar:
Broker – https://goo.gl/Naizn2

---------------------------------------------------------------------------

Demi Masa Depan, Pastikan Anak Anda Jago Berinvestasi

Apa saja yang wajib Anda ajarkan kepada anak Anda agar mereka jago berinvestasi? Anak kecil juga harus tahu apa itu investasi dan bagaimana melakukannya agar kelak mereka ketika dewasa menjadi seorang investor ulung. Bekali si kecil konsep dasar investasi dengan cara-cara ini.

Moms, Ingin Anak Anda Jago Berinvestasi? Ajarkan Cara Ini
Setiap orangtua tentu mengharapkan anaknya memiliki masa depan yang cerah dan berkehidupan lebih baik dari orang tuanya. Mereka selalu menekankan betapa pentingnya belajar dengan giat dan rajin menabung agar anak-anak mereka nantinya menjadi orang kaya dan sukses. Inilah yang menjadi fondasi setiap anak agar tidak sembarangan menyalahgunakan uang, hidup boros dan lebih tertarik berinvestasi daripada membeli tak tidak dibutuhkan.

Demi Masa Depan, Pastikan Anak Anda Jago Berinvestasi 3 - Finansialku
[Baca Juga: Infografis 6 Hal yang Dapat Mengubah Preferensi Profil Risiko Seseorang dalam Berinvestasi]

Investasi identik dengan permainan modal sehingga siapapun pemainnya haruslah siap secara finansial. Faktor itulah yang tidak dimiliki anak-anak yang mana hidupnya masih bergantung pada orangtuanya. Namun jangan salah, mereka sudah berhak mendapatkan ilmu-ilmu yang berkaitan bagaimana untuk menjadi seorang investor. Tentu, yang dipelajari hanya dasar-dasarnya sehingga ketika mereka dewasa, mereka telah jago berinvestasi.

#1 Sebelum Sekolah Dasar: Tanamkan Bibit-Bibit Pengetahuan Investasi
Pendidikan investasi sudah dapat dimulai sebelum anak Anda duduk di bangku SD. Pada tahap awal ini, ajarkan hal-hal yang berkaitan dengan rasio harga atau pendapatan kepada anak Anda. Namun, gunakan konsep yang berbeda tetapi esensinya sama agar si kecil bisa mulai mengerti hubungan antara tindakan yang dilakukan saat ini dan hasilnya di masa mendatang.

Investasi adalah Sesuatu yang Dampaknya Dirasakan di Masa Depan
Untuk memudahkan pemahaman dan menarik minat anak Anda, ceritakan sebuah buku berjudul The Little Red Hen. Buku ini bercerita tentang seekor anak ayam yang menginvestasikan waktu dan kerja kerasnya untuk mengolah biji-bijian gandum menjadi roti. Si ayam kecil melakukan dan menjalani melalui beberapa proses, mulai dari menyemai benih, merawatnya hingga tumbuh besar, memanennya dan pada akhirnya membuat roti. Adapun hewan-hewan lain yang bermalas-malasan dan bahkan meremehkan usaha si ayam kecil. Pada akhirnya, mereka hanya gigit jari melihat ayam kecil tersebut makan dan sejahtera.

Ajarkan Anak Membuat Anggaran Keuangan Sederhana 2
[Baca Juga: Ajarkan Anak Membuat Anggaran Keuangan Sederhana]

Dari cerita ini, Anda dapat mengatakan pada anak Anda bahwa apa yang dilakukan oleh ayam kecil tersebut adalah upaya menjangkau masa depan. Si ayam berpikir jauh ke depan dan pada akhirnya dia mendapatkan imbalan atas waktu dan tenaga yang telah dikorbankan.

Investasi Dapat Berbentuk Apa Saja
Untuk mengajarkan investasi pada anak, dibutuhkan konsep pengajaran yang mudah dipahami dan dimengerti oleh logika mereka. Berikan penjelasan yang sederhana dengan mengajak anak Anda menanam tomat di kebun. Sementara Anda menemaninya menanam, katakan padanya bahwa tanaman dapat tumbuh besar jika dia mau menyiraminya dengan air secara rutin. Ketika tanaman tersebut telah tumbuh besar dan berbuah tomat segar, katakan padanya “Inilah hasil yang kamu peroleh atas investasimu di masa lalu.”

#2 Saat Duduk di Bangku Sekolah Dasar: Ajak Anak Anda Mengenal Investasi Secara Lebih Mendalam
Pada tahap ini, anak Anda telah mampu menyerap ilmu-ilmu investasi yang tingkatnya lebih sulit dari sebuah konsep sederhana yang telah Anda ajarkan sebelumnya. Bisa dikatakan, anak Anda akan memiliki ketertarikan dan rasa penasaran yang semakin besar dalam bidang investasi.

Cara Bijak Mengelola Keuangan Keluarga
[Baca Juga: Sudahkah Anda Mengelola Keuangan Keluarga dengan Benar?]

Saham adalah Sebuah Bagian Kecil dari Suatu Perusahaan yang Dapat Anda Miliki
Ajarkan anak Anda mengenai apa yang dimaksud dengan saham dan seperti apa saham itu. Beri tahu anak Anda dengan mengajak anak Anda ke Ancol, Dunia Fantasi. Katakan padanya bahwa semua wahana yang ada disana milik sebuah perusahaan. Begitupun halnya ketika Anda mengajak anak Anda belanja di supermarket. Katakan bahwa semua barang-barang jualan yang dipajang, mereka peroleh dengan cara membelinya dengan uang. Sementara itu, uang didapatkan dari hasil penjualan barang-barang yang ada di supermarket tersebut. Jika orang-orang datang dan membeli saham sebuah perusahaan, berarti mereka memiliki sebagian kecil saham tersebut.

Jangan Letakkan Semua Telur dalam Satu Keranjang
Berikan pemahaman pada anak Anda bahwa dia tidak boleh hanya bergantung pada satu barang jualan. Mintalah dia membayangkan memiliki sebuah restoran yang hanya menjual hamburger. Tidak semua orang menyukai hamburger, apalagi jika mereka tahu bahwa ada beberapa sapi yang sakit. Sudah pasti para pelanggan hamburger akan beralih ke restoran yang menjual ayam goreng. Jika Anda tidak menjual ayam goreng juga, sudah bisa dipastikan restoran Anda akan bangkrut.

orang-tua-jangan-sampai-salah-mengajarkan-keuangan-kepada-anak-finansialku
[Baca Juga: Orang Tua Jangan Sampai Salah Mengajarkan Keuangan Kepada Anak]

Ilustrasi di atas mengindikasikan betapa pentingya konsep keberagaman atau variasi dalam investasi. Seperti halnya ketika Anda membeli saham dari hanya satu perusahaan, tentunya Anda sedang membuat sebuah pertaruhan besar atas suatu perusahaan di masa mendatang. Lain halnya jika Anda membeli saham dari banyak perusahaan yang berbeda, Anda dapat mengurangi risiko kehilangan seluruh uang Anda. Pasalnya, jika saham dari beberapa perusahaan kualitasnya tidak bagus, kualitas saham dari beberapa perusahaan lainnya masih dapat diandalkan.

Lotre Bukanlah Sebuah Investasi
Anak Anda tentu tahu yang namanya lotre. Itulah cara yang mereka pahami untuk menghasilkan uang secepat kilat. Bahkan, tak sedikit anak yang gemar membeli lotre karena hadiah mainan yang ditawarkan. Untuk menyadarkan mereka bahwa bermain lotre itu salah, ajak mereka membeli beberapa tiket lotre untuk mendapatkan hadiah yang besar. Jika dia gagal memenangi satu pun hadiah dari beberapa kesempatan yang dimiliki, inilah kesempatan Anda untuk menjelaskan betapa kecilnya peluang menang dalam lotre. Katakan padanya bahwa untuk memenangkan jackpot dan hadiah yang sangat besar, kemungkinannya hanya kurang dari 1, dari 250 juta. Sangat kecil sekali peluang menangnya dan tentunya hobi semacam ini hanya menghambur-hamburkan waktu dan uang.

Demi Masa Depan, Pastikan Anak Anda Jago Berinvestasi 2
[Baca Juga: Fungsi Tabungan Bukan Untuk Kaya]

Gunakan Ilustrasi Sederhana yang Mudah Dipahami Anak Anda.
Tugas Andalah sebagai orangtua dalam mendidik anak Anda untuk memperkenalkan investasi. Gunakan dan pakailah cara sederhana yang dapat mudah dimengerti oleh mereka. Anda dapat mengambil sebuah ilustrasi, cerita atau kejadian nyata untuk memberikan penjelasan dan pengertian tentang ilmu investasi. Tidak ada salahnya untuk mengajarkan mereka dari sejak dini.

Menurut Anda, apakah anak Anda akan merasa senang jika belajar untuk berinvestasi sejak dini? Bagaimana cara yang Anda pakai? Silakan bagi pengalaman Anda bersama dengan anak Anda dalam memberikan edukasi investasi kepada mereka. Anda boleh memberikan saran dan pendapat pada kolom tersedia di bawah ini, terima kasih. Semoga bermanfaat dan saatnya untuk berbagi bersama orang lain.



Sumber Referensi:
Beth Kobliner. 13 Januari 2017. Make Your Kid an Investing Genius. https://goo.gl/67Vtef
Sumber Gambar:
Learning with Mom – https://goo.gl/5NIwFl
Kids – https://goo.gl/FI35yI
Kids with Dad – https://goo.gl/8QNtiQ

Post a Comment

Previous Post Next Post